Kamis, 07 Januari 2021

Wahai yang Maha Berkehendak aku memohon intervensiMu


Wahai Dzat yang tidak ada satupun bisa menyamai Mu,

Wahai pemilik Sifat Maha Berkehendak dan tidak akan pernah tunduk bahkan pada kalimat-kalimatNya

Wahai pemilik Sifat pengasih lagi penyayang. 


Rasanya aku pernah merasa seperti di posisi Azazel, saat ada makhluk baru yang Engkau lebih muliakan dan engkau lebih utamakan dari aku, setelah sebelumnya kau mengangkatkatku pada posisi yang membuat aku terlihat dimata mahklukMu.

Namun aku bersyukur, Engkau lebih memilih membuatku, bersujud kepadaMu, dan menerima semua ketentuan Mu.

Rasa nya aku pernah merasa seperti pada posisi Muhammad, saat engkau membuatnya jatuh cinta kepada Fakhita,

Dimana akhirnya kau membuat cintanya tak terbalas.

Namun aku bersyukur Engkau kehendaki  aku seperti Muhammad yang menerima dengan lapang dada ketentuan Mu.

Kini aku merasa seperti dalam keadaan Ibrahim yang menghadapi api di kerajaan namruz, jika tanpa intervensi Mu, hanguslah dia.

Atau saat Hajar mencari air di Padang tandus untuk Ismail, jika tanpa intervensi Mu, tak akan ada air mata zam-zam.

Kini semua kalkulasi dan logika dalam standar manusia menghasilkan ketidakmungkinan.

Jika tanpa intervensi Mu, aku akan terbakar dan kehausan.

Wahai pemilik Sifat penolong dan pengampun. Sudikah kau menghendaki aku agar aku tidak terbakar dan kehausan dengan intervensiMu.

Sabtu, 05 September 2020

KehendakMu

Dari mana aku harus masuk

Sedangkan semua celah seperti tak ada yang bisa kumasuki

Aku mencoba mendekat dengan dosa dan kebodohan ku, dengan Maha Pengampunannya diriMu,

Tapi yang kulihat adalah kehendakMu.

Aku coba lagi, mendekat, dengan titipan Ilmu yang kau izinkan aku mengetahuinya,

Tapi yang kulihat adalah kehendakMu.

Kali ini aku mencoba mendekat, dengan pekerjaan dan karya, yang telah kau izinkan untukku, namun yang aku ketemui tetaplah kehendakMu.

Katakanlah: "Wahai Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Engkau masukkan malam ke dalam siang dan Engkau masukkan siang ke dalam malam. Engkau keluarkan yang hidup dari yang mati, dan Engkau keluarkan yang mati dari yang hidup. Dan Engkau beri rezeki siapa yang Engkau kehendaki tanpa hisab (batas)"

Dan yang bisa kulihat lihat, aku dengar dan aku rasakan adalah kehendakMu.

Kehendaku adalah apa yang Kau kehendaki

Dan kehendakMu adalah apa yang kau kehendaki


Kamis, 13 Agustus 2020

Wahai Sang Penguji


Perjalanan ini

Sesungguhnya Engkau memberiku

Lalu Kau meminjamnya lagi

Dan Kau kembalikan dengan yang lebih banyak dan lebih baik


Wahai sang penguji... 

Sisi kemanusiaanku kau uji

Satu persatu logika dan kelayakan dalam standar manusia, kau lepaskan dariku

Sehingga aku tak ada lagi, dan hanya ada diriMu. 

Wahai sang penguji aku menyerah, aku berserah diri kepadaMu.

Sehingga bahagia dan sedih itu melebur dalam sesuatu yang dinamakan indah

Sehingga semua yang kulihat, kudengar dan kurasakan melebur jadi sesuatu yang disebut syukur.

Sehingga banyaknya jalan menujuMu dan semuanya kulihat menyatu, yaitu jalan MahabahMu. 

Wahai sang penguji, kembalikan apa yang kau pinjam itu dengan satu hal yaitu kemenangan dan keberuntungan untukku. 

Aku akan bersabar dengan janjiMu, yaitu pertemuan denganMu dan melihat indahnya WajahMu.

(Agiru) 

Rabu, 12 Agustus 2020

Aku



Yang kau sebut itu hanya namaKu dalam diriku

Aku melihat dengan mata-Ku

Mendengar dengan telinga-Ku

Dan merasa dengan hati-Ku

Tiada kepemilikan, yang ada hanya titipan.

Saat kau pencipta maka selainMu hanyalah ciptaan.

Saat kau Pengasih maka selainMu tiada kasih

Saat kau penyayang maka selainMu tiada sayang.

Dengan mataMu aku melihat

Dengan telingaMu, aku mendengar

Dan dengan hatiMu aku merasa.

(Agiru)

#sufi #tasawuf 

Sabtu, 11 Juli 2020

Tiada aku, kecuali Aku



Tidaklah ku hidup melainkan kehendak-Mu
Tidaklah Ku hidupkan, melainkan kehendak-Ku
Tidaklah ku tercipta melainkan kehendak-Mu
Dan tidaklah ku ciptakan jin dan manusia melainkan supaya beribadah kepada-Ku

Tiadalah ibadah sejati melainkan dengan Mahabah
Kehendakku tidak berarti tanpa kehendak-Mu
Dan yang terjadi adalah kehendak-Mu
Maka aku berserah diri, kepada kehendak-Mu

Sehingga aku tiada dan hanya ada kamu
Sehingga tiada aku, kecuali Aku

Rabu, 18 Juli 2018

Seperti apa bangunan itu?


Bagiku semua ini adalah kasih sayangnya
rasa sakit, kecewa, menyesal, merasa tidak berguna, dan bodoh
kenikmatan, kebahagian, syukur, melihat dengan sudut pandang berbeda, rasa bangga dan kepuasaan.

Kalau saja cahaya itu tidak menyapaku, tentu aku akan tersesat dan menyimpang
Engkau tau yang tersembunyi dan nampak, yang terpendam dan yang terungkap
Jika memang pinta itu tertunda, maka aku yakin akan segera diwaktu yang tepat
Kalau saja pondasi ini kurang kuat, maka jadikanlah kuat dengan kesabaran dan ketaatanku untukmu.
seperti apa bangunan yang kau siapkan untukku sehingga pondasi ini begitu berat buatku, jika itu yang terbaik buatlah kuat dengan rasa syukurku dan keikhlasku padamu.

Karuniakan aku cintamu, cinta orang orang yang mencintaimu dan mencintai aktifitas yang bisa menghantarkan cintamu kepadaku.

Aku perbaiki semampuku, karena aku tidak tau berapa persen ideal-ku akan terwujud.
Aku serahkan semuanya padamu karena aku tak tau seberapa nyata semua mimpi akan terjadi.
Aku meminta kepadamu menjadi mukhlis, karena aku tak tau seberapa pantas aktifitas yang bisa kau ganti dengan rahmatmu.

Selasa, 27 Februari 2018

Apakah aku mengenalmu atau hanya mengetahui saja


Apakah aku berhak marah?
padahal penyebab kemarahan itu adalah ketentuannya ...
padahal penyebab kemarahan itu datang darinya...

Apakah aku berhak bersedih?
Padahal penyebab kesedihan itu adalah ketentuanya...
Dan penyebab kesedihan itu atas kehendaknya...

Bagaimana mungkin aku marah kepadamu, sedangkan kasih sayang itu adalah dirimu
Bagaimana bisa aku sedih atas mu, sedangkan cinta itu adalah dirimu

Apakah aku sudah mengenalmu
ataukah hanya mengetahui tentangmu saja

Apakah aku berhak kecewa
padahal itu karena kebodohanku dalam memahami mu
Dan keterbatasanku mengenalmu

Apakah aku sudah mengenalmu
ataukah hanya mengetahui tentangmu saja

Sesungguhnya rasaku, dan pengetahuan ini sungguh terbatas
dan engkau mengetahui batasanku
Sikapku dan langkah ini sangat terbatas
Maka jangan biarkan aku melampaui batas

Tidaklah bagiku untuk bisa mengetahui tentangmu kecuali apa yg kau izinkan untukku,
Tidaklah bagiku untuk jauh mengenalmu kecuali apa yang telah kau izinkan untukku

Jika seperti itu maka izinkan aku
mengenalmu
sebagaimana orang orang yang kau cintai mengenalmu
sehingga aku termasuk kedalam orang-orang yang kau cintai.
(agiru)